You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Pejaring
Logo Desa Pejaring
Pejaring

Kec. Sakra Barat, Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Selamat Datang di Website Resmi Desa Pejarig Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur - NTB

Seminar Ramah Perempuan di Desa Pejaring: Membangun Desa dengan Melindungi Perempuan dan Anak

Masjoe 17 Juli 2025 Dibaca 663 Kali
Seminar Ramah Perempuan di Desa Pejaring: Membangun Desa dengan Melindungi Perempuan dan Anak

Pejaring, Lombok Timur, 10 Juli 2025 – Dalam upaya membangun desa yang lebih ramah terhadap perempuan dan anak-anak, Mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram bekerja sama dengan Pemerintah Desa Pejaring serta organisasi mahasiswa lokal, Arcamaja, menggelar Seminar Ramah Perempuan bertema “Membangun Desa dengan Melindungi Perempuan: Stop Kekerasan Seksual dan Pernikahan Anak.” Kegiatan ini dilangsungkan di Aula Kantor Desa Pejaring.

Seminar ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari perangkat desa, remaja, serta kader PKK. Acara ini menjadi ruang edukatif dan dialogis yang membahas urgensi perlindungan terhadap perempuan dari kekerasan seksual serta pencegahan praktik pernikahan anak yang masih marak terjadi di wilayah pedesaan. Selain itu, dibahas pula dampak pernikahan anak terhadap kesehatan fisik dan mental perempuan.

“Pembangunan desa tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal bagaimana melindungi warga, terutama perempuan dan anak. Tanpa perlindungan terhadap mereka, pembangunan akan pincang,” ungkap Ibu Sekretaris Desa dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kecamatan Sakra Barat yakni Ibu Hety, yang telah berpengalaman dalam isu-isu perlindungan perempuan dan anak. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat untuk menekan angka kekerasan seksual serta pernikahan anak.

Selain itu, narasumber juga menyoroti pentingnya pengawasan dan peran aktif orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, menciptakan ekosistem desa yang ramah perempuan memerlukan kesadaran bersama, dimulai dari keluarga. Ia juga mengingatkan bahwa setiap orang, khususnya para orang tua, harus mampu melindungi hak-hak dasar perempuan, seperti akses terhadap pendidikan dan ekonomi, yang sejatinya sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan muncul komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk membangun desa yang aman, adil, dan bebas dari kekerasan serta diskriminasi terhadap perempuan dan anak.

 

                                                                  Hormat Kami :      

KKP UIN Mataram Desa Pejaring

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image